you're in Ngelmuiku.blogspot.com | you are allowed to access the information here as you pleased and do not forget to leave a comment. thank you for visiting

Sunday, February 27, 2011

Gerebek Rumah Erwin

Rabu, 23 February 2011

“Besok aku ajarin TIK ya ka!”
“Jangan pelit-pelit lho..”
“Kaka, besok sms-an ya.”
“Ka, belajar TIK bareng yuk.”
“Ka, caranya mail merge gimana?”
“Habis gini? aku ga mudeng, ajari…”
“Nanti jadi belajar TIK, ka?”

Huaahhhh kalimat kalimat itu tak henti-hentinya ditujukan padaku. Dan alhasil kepalaku mulai cenat-cenut. Aku memulai diskusi-diskusi kecil sama ngajarin temen temen di depan lab Komputer sambil ditemani jajan kacang dua k****ci dari anggita dan kacang polong favoritku. Asyiiik banget sebenernya sampai hampir aku keselek kacang gara- gara dengerin suara ringtone bayi ngakak (haha meski moodku ga bagus waktu itu). Selanjutnya aku mulai membahas masalah yang (ga) serius karena moodku semakin buruk.

“Ayuk, ke rumah siapa jadinya? Ke rumahku?”
“Yaudah ayo.”
“Siapa aja yang mau ikut”
“aku.”
“aku.”
“aku.”
“Kamu ikut juga ga?”
“Ikut ke mana?”
“Belajar TIK bareng di rumahku.”
“Boleh-boleh. Kamu (bukan saya) ikut juga ya masa aku cowok sendirian..”
“Iya deh.”
“Kaka gimana? Jadi di rumahmu?”
“Boleh sih, tapi komputerku ada di kamar. Kalo orang banyak gini mana muat?”
“Di rumah siapa dong kalo gitu?”
“Di rumah mu aja, kan deket hahaha.”
“Ya bisa sih. Rumahku sepi kalo jam segini.”
(….bla….bla….bla….bla)

Udah deh, akhirnya setelah melalui perjalanan kira- kira 20 menitan (agak lama karena perjalanan kami terhambat di tukang fotokopi) sampailah kami di rumah si Erwin de Coco. Setelah itu kami beranjak ke lantai atas dan mulai belajar TIK (Maenan hamster dulu sebelumnya ehehe). Tak lama kemudian ada seorang teman kami yang tidak tahan dengan perut kosong. Lalu kami memutuskan untuk mengacak-acak lemari-es nya dan mencari apa-apa yang bisa dimakan. Tapi kemudian aku berpikir daripada nyemal-nyemil ga jelas seperti itu aku menyarankan untuk masak-masakan saja dan mereka pun setuju.

“Masak mie jawa aja ya…”
“Boleh boleh.”


Banyak terjadi kekacauan di dapur Erwin de Coco dari gosongnya 3 bumbu pertama (ini semua gara-gara Ali), bunyi dentingan peralatan dapur (maaf ya win), bahan-bahan yang berserakan ckckkck. Aku hampir saja putus asa tapi karena aku lagi pengen masak-masak (kelaparan juga sebenarnya) ya aku terusin deh sambil mengimprovisasi bahan- bahan yang akan dipakai (semoga berhasil). Dan suasana semakin memanas.

Beberapa jam kemudian ….

(jeng jeng)


Jadi lah mie jawa bikinanku ckakakka. Setelah dimakan sih pada bilang enak(meragukan) hahaha. Alhamdullillah

No comments:

Post a Comment